Choa Kok Sui adalah seorang warga Filipina, keturunan Tionghoa. Beliau berpredikat Insinyur Kimia, seorang pengusaha sukses, namun beliau lebih dikenal sebagai seorang Master (begitu murid-muridnya menyebut beliau) dalam Penyembuhan Prana. Sejak usia muda beliau mendalami berbagai ilmu yang berkaitan dengan energi untuk penyembuhan. Bersama-sama rekan-rekannya beliau melakukan eksperimen selama bertahun-tahun. Sampai akhirnya hasil-hasil yang beliau temukan disusun dalam buku “The Ancient Science and Art of Paranormal Healing” terbit tahun 1987. Buku ini beliau persembahkan kepada umat manusia. Beliau tidaklah lahir sebagai seorang pewaskita atau dengan bakat penyembuhan khusus, beliau berangkat dari seorang biasa, dengan ketekunan yang tinggi beliau berhasil menguasai ilmu penyembuhan dengan tenaga prana, dengan eksperimen yang panjang beliau menemukan dan merumuskan inti-inti teknik penyembuhan dengan tenaga prana, beliau ingin membagi pengalaman dan ketrampilan ini dengan semua orang dari berbagai bangsa. Setelah buku tersebut terbit, muncul permintaan dari banyak pihak agar diselenggarakan sebuah lokakarya untuk membantu memudahkan orang mempelajari buku tersebut. Saat ini buku tersebut telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 20 bahasa. Untuk mengorganisir penyebarluasan Penyembuhan Prana tersebut beliau mendirikan The Insititute for Inner Studies dan The World Pranic Healing Foundation yang berpusat di Manila. Saat ini metode ini telah tersebar di lebih dari 40 negara.
Buku tersebut telah mengalami cetak ulang dan perbaikan (karena beliau masih terus melakukan berbagai kajian), edisi terakhir buku ini terbit tahun 1997 berjudul “Miracles Through Pranic Healing” dimana dalam buku ini dicantumkan kesaksian dari berbagai negara. Dalam bahsa Indonesia buku ini diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo dengan judul “Penyembuhan dengan Tenaga Prana”. Selain buku tersebut beliau juga telah menerbitkan buku “Advanced Pranic Healing (Penyembuhan dengan Tenaga Prana tingkat Lanjut)”, Pranic Psychoterapy (Psikoterapi dengan Tenaga Prana)”, Pranic Crystal Healing (Penyembuhan Prana dengan Kristal)”. Di Indonesia penyebarluasan metode master Choa Kok Sui dilaksanakan dibawah koordinasi Yayasan Prana Indonesia (YPI), yang dipimpin oleh Bp Indra Gunawan Masman. Di area Yogyakarta, telah didirikan YPI cabang Yogyakarta, yang diketuai oleh Bp I. Prayitno Adinugroho dan organisasi alumni lokakarya yang diketuai oleh Bp Soegiyanto K.
Penyembuhan prana berbasis pada struktur tubuh manusia secara utuh. Tubuh fisik manusia secara utuh tersusun atas dua bagian besar yaitu: tubuh fisik yang terlihat dan tubuh energi yang tidak dapat terlihat dengan mata biasa, yang disebut sebagai tubuh bioplasmik. Tubuh fisik dapat kita lihat, kita raba dan kita rasakan. Sedangkan tubuh energi yang tidak terlihat memerlukan latihan tertentu untuk dapat menyaksikannya. Bagi para pewaskita tubuh energi terlihat sebagai tubuh bercahaya yang saling menembus tubuh fisik dan melebar hingga 10-12,5 cm dari permukaan tubuh fisik.
Penyembuhan Prana berdasar pada dua hukum alam yang selama ini kurang disadari oleh kebanyakan orang, yaitu: (1) bahwa tubuh mampu memulihkan dirinya sendiri dari gangguan kesehatan dengan laju tertentu. Sebagaimana diketahui bahwa sejumlah besar penyakit akan sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu tertentu. Dimana bantuan dari luar (obat misalnya) bertujuan untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi (2) untuk dapat mempertahankan kehidupan tubuh memerlukan energi kehidupan (prana). Dan diketahui bahwa laju pemulihan dari gangguan kesehatan dapat dipercepat dengan cara meningkatkan energi kehidupan pada bagian yang terganggu dan seluruh tubuh penderita.
Prana (Sanskerta), atau Chi (China), atau Ki (Jepang), atau Pneuma (Yunani) atau Mana (Polynesia) adalah energi vital kehidupan yang mempertahankan kehidupan dan kesehatan. Secara garis besar ada tiga sumber utama prana: prana matahari, prana udara dan prana bumi.
Penyembuhan prana merupakan ilmu dan seni bagaimana memanfaatkan prana untuk menyembuhkan tubuh dari keadaan sakit. Bagaimana menangani tubuh bioplasmik dan prana didalam tubuh energi penderita. Penyembuhan prana akan lebih bermanfaat lagi apabila dipergunakan sebagai sarana pencegahan penyakit, karena diketahui bahwa gangguan kesehatan terjadi lebih dahulu pada tubuh energi baru kemudian termanifestasi ke tubuh fisik.
Manfaat Penyembuhan Prana untuk membantu penderita kanker telah dilaporkan beberapa pihak. Pada Konvensi Penyembuh Prana se Dunia ke dua (The 2nd World Pranic Healers Convention) tahun 1997 di Jakarta, dua orang dokter, seorang dokter bedah dari Selandia baru, dr. George D’angel melaporkan bahwa perawatan dengan prana telah membantu proses pemulihan dan penyembuhan pasien-pasiennya, dr. Indah Julianto, SpKK dari Solo melaporkan kesembuhan seorang pasiennya dari Squamous cell carcinoma dengan perawatan prana, dengan didukung dokumentasi yang baik . Penelitian lebih lanjut mengenai manfaat penyembuhan prana pada penderita kanker banyak dilakukan para dokter dari India, dimana pendekatan ini lebih dapat diterima sebagai pelengkap tindakan medis karena tidak invasif , tidak memasukkan sesuatu benda fisik ke dalam tubuh pasien, tidak menggunakan ramuan yang harus diminum pasien, sehingga, bahkan bisa dilakukan tanpa menyentuh pasien. Pada The 3rd World Pranic Healers Convention para dokter dari India melaporkan bahwa perawatan prana dapat mengurangi efek samping penggunaan kemoterapi. Penelitian lebih lanjut dilakukan menggunakan biakan sel kanker terisolasi dengan kelompok kontrol yang tidak dirawat dengan prana, hasilnya menunjukkan bahwa angka kematian sel kanker lebih tinggi pada biakan yan g dirawat dengan prana.
Bagi yang berminat mempelajari Penyembuhan dengan Tenaga Prana dari master Choa Kok Sui dapat mempelajari melalui buku-buku yang telah diterbitkan. Untuk mempelajari lebih jelas dapat mengikuti kursus Penyembuhan dengan Tenaga Prana Master Choa Kok Sui. Ada beberapa jenis kursus yang dimulai dengan Tingkat dasar, Tingkat lanjut dan psikoterapi prana selama satu hari. Dalam kursus tersebut peserta dipandu oleh para pembicara seminar yang telah distandardisasi untuk mengajar sesuai apa yang sampaikan oleh Master Choa kok Sui. Bagi yang ingin mendapat perawatan Penyembuhan dengan Tenaga Prana dapat menghubungi Yayasan Prana Indonesia dan Perwakilannya. Di Yogyakarta dapat menghubungi Ibu E. Herawati SMPh (081 2295 9527)
Selasa, 04 Agustus 2009
Langganan:
Postingan (Atom)